RSS

Haruskah ini semua di jadikan pengalaman?

Kamu mengenalkan namamu begitu saja, ulur tanganmu dan suara lembutmu berlalu tanpa ku ingat-ingat lagi. Awalnya, semua berjalan sangat sederhana. Kita bercanda,tertawa bersama, dan membicarakan hal-hal manis. Walaupun percakapan itu hanya tercipta lewat pesan singkat dan BBM. Aku tak sadar bahwa kamu memberikan persaan yang aneh dan jika kamu setiap pagi tidak menyapaku bagiku adalah hal yang sangat aneh. Dari situlah aku menaruh suatu harapan, tetapi semua tidak berjalan mulus dan ketakutanku terjawab sudah karena kamu tiba-tiba menjauhiku dan meninggalkanku tanpa suatu alasan yang jelas dan aku sangat terpukul karena kejadian itu, tapi pantaskah aku marah?  Tentu saja tidak karena aku tak pernah jadi siapa-siapa dirimu, mungkin aku hanya persinggahan semata :')

Bagaimana rasanya jika kamu ada di posisiku?

Jatuh cinta terjadi karena proses yang cukup panjang, itulah seharusnya aku lewati secara perlahan dan yang pasti aku berharap yang ku inginkan akan terjadi. Proses yang panjang itu ternyata tak terjadi, pertama ku melihatmu; aku tahu suatu sa'at nanti kita bisa berada di status yang lebih serius dan tentu saja lebih special.
Kebahagiaanku mulai hadir ketika kamu menyapaku terlebih dulu lewat pesan singkat dan tentu saja hatiku sangat bahagia.
Ku gantungkan harapanku padamu, ku berikan semua perhatianku padamu. Sayangnya, semua itu tidak berjalan mulus sesuai harapanku, semua itu seakan tak kau ubris. Aku harap bisa menjadi salah satu sebab kau tersenyum setiap hari dan tentunya hari-harimu akan lebih bersemangat. Tapi ternyata harapanku terlalu tinggi.
Semuanya telah berakhir, tanpa ucapan pesan, tanpa lambaian tangan, tanpa kau jujur mengenai perasaanmu kepadaku. Dan perjuanganku terhenti sampai disini karena tak pantas berada di sisimu lagi karena sudah ada seseorang yang baru yang nampaknya jauh lebih baik dan sempurna di bandingkan dengan aku, se akan-akan aku menyerah dalam kepedihan :')